Gaza – Pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza terus berlangsung dan menyebabkan jumlah korban meninggal dunia dan luka mencapai sekitar 1.500 warga Palestina sejak kesepakatan diberlakukan pada Oktober lalu.
Pada Sabtu pagi 27/12/2025, sebuah drone Israel menembaki seorang remaja di wilayah As-Sudaniyah, Gaza Utara, yang mengakibatkan korban mengalami luka serius.
Di selatan Gaza, helikopter Israel melepaskan tembakan ke wilayah utara Rafah, di tengah serangan udara berkelanjutan yang menyasar kota tersebut. Rafah dilaporkan telah hancur dan berubah menjadi puing-puing sejak dimulainya perang. Sementara itu, artileri Israel juga menggempur wilayah timur Khan Younis.
Di tengah Jalur Gaza, helikopter Israel menembaki area timur Kamp Pengungsi Al-Maghazi, serta menyerang wilayah timur Kamp Al-Bureij.
Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, sejak dimulainya perjanjian gencatan senjata, jumlah korban meninggal dunia mencapai 410 orang, dengan 1.134 orang luka-luka. Selain itu, 654 jenazah berhasil dievakuasi dari reruntuhan. Dalam 48 jam terakhir, tercatat 3 orang tewas dan 16 orang terluka.
Secara kumulatif, sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023, jumlah korban di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 70.945 orang tewas dan 171.211 orang luka-luka.
Sumber; Quds News Network
💬 Tulis doa terbaikmu di kolom komentar dan bagikan sebagai amal jariyah
Website: www.mutiaratauhid.web.id
Facebook: Mencintai Ahlul Bait | Dakwah Kebenaran
Instagram: @jejaktauhid11
TikTok: @dakwahsunnah011
YouTube: Kembali ke Tauhid
Likee: Hakikat Tauhid

