Sunah fitrah adalah amalan yang menunjukkan kebersihan, keindahan, dan kerapian, yang mencerminkan ciri khas agama Islam yang hanif. Rasulullah ﷺ bersabda:

خَمْسٌ مِنَ الْفِطْرَةِ: الِاسْتِحْدَادُ، وَالْخِتَانُ، وَقَصُّ الشَّارِبِ، وَنَتْفُ الْإِبْطِ، وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ

“Ada lima hal yang termasuk fitrah manusia: mencukur bulu kemaluan, khitan, memotong kumis, mencabut bulu ketiak, dan memotong kuku.” (HR. Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim)

Lima tindakan ini adalah kebiasaan alami yang dianjurkan dalam Islam untuk menjaga kebersihan dan kesucian diri.

1. Istihdad (Mencukur Bulu Kemaluan)

  • Pengertian: Menghilangkan rambut di sekitar kemaluan supaya tetap bersih.
  • Cara: Biasanya memakai pisau cukur, tapi boleh juga pakai cara lain yang aman.
  • Manfaat: Menjaga kebersihan dan mengurangi bau tidak sedap.

2. Khitan

  • Kewajiban:
    • Untuk laki-laki, khitan wajib karena membantu membersihkan tubuh dari kotoran dan memudahkan beribadah.
    • Untuk perempuan, khitan mustahab ( dianjurkan ) dengan cara yang halus dan tidak berlebihan.
  • Hikmah Khitan:
    • Mengikuti sunah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.
    • Menjaga kebersihan dan menghindari penumpukan najis.
    • Mengontrol dorongan syahwat agar tetap seimbang.

3. Memotong dan Merapikan Kumis

  • Perintah: Memotong kumis hingga rapi dan membiarkan janggut tumbuh untuk membedakan dari kaum musyrikin.

Rasulullah ﷺ bersabda:

خَالِفُواالْمُشْرِكِيْنَ أَحْفُواالشَّوَارِبَ وَأَوْفُوااللِّحَى

“Berbedalah dari kaum musyrikin, biarkan janggut tumbuh, dan rapikan kumis.” (HR. Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim)

  • Manfaat: Menjaga kebersihan, mencerminkan maskulinitas, dan menunjukkan ketaatan terhadap sunah.

4. Memotong Kuku

  • Manfaat:
    • Menghindari penumpukan kotoran yang dapat menyebabkan penyakit.
    • Menjaga kerapian dan menghilangkan kesan menyerupai binatang buas.

5. Mencabut Bulu Ketiak

  • Cara: Dicabut, dicukur, atau dihilangkan dengan metode lain.
  • Manfaat:
    • Menghilangkan bau tidak sedap.
    • Menjaga kebersihan tubuh.

Tambahan dari Sunah Fitrah Lainnya

Selain lima perkara utama, terdapat amalan lain yang juga termasuk sunah fitrah:

  1. Bersiwak: Membersihkan gigi untuk menjaga kesehatan mulut.
  2. Beristinsyak: Menghirup air ke hidung saat berwudhu untuk membersihkan.
  3. Berkumur-kumur: Membersihkan mulut dari sisa makanan.
  4. Beristinja: Membersihkan najis setelah buang air kecil atau besar.
  5. Mencuci Persendian Jari: Menghilangkan kotoran yang menumpuk di sela-sela jari.

Rasulullah ﷺ bersabda:


عَشْرٌ مِنَ الْفِطْرَةِ: قَصُّ الشَّارِبِ، وَإِعْفَاءُ اللِّحْيَةِ، وَالسِّوَاكُ، وَاسْتِنْشَاقُ الْمَاءِ، وَقَصُّ الأَظْفَارِ، وَغَسْلُ الْبَرَاجِمِ، وَنَتْفُ الإِبْطِ، وَحَلْقُ الْعَانَةِ، وَانْتِقَاصُ الْمَاءِ

“Ada sepuluh hal yang termasuk fitrah manusia: memotong kumis, memelihara janggut, menggunakan siwak, menghirup air ke hidung (istinsyaq), memotong kuku, mencuci bagian-bagian tubuh yang bersendi, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, dan membersihkan diri dengan air (istinja).” (HR Imam Muslim)

Kesimpulan

Sunah-sunah fitrah ini menunjukkan perhatian Islam terhadap kebersihan, kesehatan, dan penampilan yang baik. Dengan melakukannya, seorang muslim menjaga kebersihan lahir dan batin serta mempraktikkan ajaran Nabi ﷺ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights