Israel Tingkatkan Pembongkaran, Penggerebekan, dan Penangkapan di Tepi Barat serta Yerusalem

Quds News – Pasukan Israel meningkatkan operasi militernya di Tepi Barat dan Yerusalem Timur pada Minggu malam hingga Senin pagi dengan melancarkan pembongkaran bangunan, penggerebekan di berbagai wilayah, serta penangkapan terhadap sejumlah warga Palestina. Operasi tersebut berlangsung bersamaan dengan aksi para pemukim Israel yang dilaporkan terus menargetkan warga Palestina dan harta benda mereka.

Rumah Warga di Yerusalem Dibongkar

Di Yerusalem Timur, pasukan Israel memasuki kawasan Al-Bustan di Silwan, selatan Masjid Al-Aqsa. Tim dari Pemerintah Kota Israel kemudian membongkar rumah milik warga Palestina Mahmoud Quwaider.

Di kawasan Al-Abbasiyah, pasukan Israel juga meledakkan pintu rumah Khaled Az-Zeer saat melakukan penggerebekan. Laporan tersebut menyebut tindakan ini sebagai bagian dari kebijakan yang menargetkan rumah-rumah warga Palestina di Yerusalem.

Pembongkaran Bangunan di Jenin

Di Kegubernuran Jenin, pasukan Israel menggerebek Kota Arrabah, sebelah barat daya Jenin. Mereka menutup sejumlah jalan di sekitar American School menggunakan buldoser militer sebelum memulai pembongkaran bangunan di kawasan Mahattat Arrabah.

Pasukan Israel juga mengerahkan kendaraan militer dalam jumlah besar di wilayah tersebut serta menutup jalan utama Nablus–Jenin.

Penggerebekan Meluas di Berbagai Wilayah

Pasukan Israel melancarkan operasi di sejumlah desa dan kota di Tepi Barat, antara lain Deir Jarir, Jalbun, Beita, Kafr Qaddum, Tal, Burqa, Beit Furik, Asira ash-Shamaliyah, Anabta, Iktaba, Deir al-Ghusun, Kamp Pengungsi Balata, Qalqilya, Kamp Pengungsi Al-Arroub, dan Beit Ummar.

Operasi tersebut disertai penggeledahan puluhan rumah dan penangkapan sejumlah warga Palestina.

Di Desa Tal, sebelah barat daya Nablus, pasukan Israel menggerebek rumah keluarga dua warga Palestina yang telah meninggal, Ibrahim Ramadan dan Jawad Ramadan, kemudian menangkap ayah mereka saat penggerebekan berlangsung.

Sejumlah Penangkapan

Di Tulkarm, pasukan Israel menangkap lima warga Palestina saat menggerebek Deir al-Ghusun, termasuk Israa Nasrallah, istri tahanan Palestina Bakr Kharyoush yang merupakan ibu dari empat anak. Seorang pemuda bernama Fayyad Shafii juga ditangkap di kawasan Iktaba.

Di Qalqilya, pasukan Israel menangkap mantan tahanan Palestina Bilal Miskawi, yang juga dilaporkan pernah mengalami luka-luka, bersama Akef Juma setelah operasi di Kota Qalqilya dan Kafr Qaddum.

Empat pemuda lainnya juga ditangkap dalam penggerebekan di Kamp Pengungsi Balata dan Asira ash-Shamaliyah di wilayah Nablus.

Ambulans Ditahan, Janin Meninggal Dunia

Laporan tersebut juga menyebut adanya insiden yang melibatkan tenaga medis. Pasukan Israel dilaporkan menahan sebuah ambulans yang sedang membawa seorang perempuan dalam kondisi darurat dari Qaryut menuju salah satu rumah sakit di Nablus melalui Pos Pemeriksaan Awarta.

Akibat penundaan tersebut, kondisi perempuan itu dilaporkan memburuk dan mengalami pendarahan hingga menyebabkan janin yang dikandungnya meninggal dunia.

Aksi Pemukim Berlanjut

Di saat yang sama, para pemukim Israel juga dilaporkan melanjutkan berbagai aksi di sejumlah wilayah.

Mereka melakukan kegiatan yang disebut provokatif di kawasan Abu Fazaa, dekat Desa At-Taybah, sebelah timur Ramallah. Selain itu, para pemukim melepaskan ternak sapi mereka ke kebun-kebun zaitun di kawasan Wadi an-Nafakh, Desa Al-Burj, selatan Hebron, yang menurut laporan menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian milik warga Palestina.

Sumber; Quds News Network

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights