Gaza – Jaringan Quds: Seorang warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan pesawat nirawak (drone) Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di dekat Simpang Asqula, kawasan Az-Zaitoun, sebelah timur Kota Gaza, pada Sabtu.
Sumber-sumber lokal mengonfirmasi bahwa korban yang gugur adalah Mohammed Najib Ashour. Serangan tersebut juga menyebabkan sejumlah warga Palestina mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Di wilayah utara Jalur Gaza, tim ambulans dan pertahanan sipil berhasil mengevakuasi dua jenazah warga Palestina dari kawasan Asy-Syaima, Kota Beit Lahia. Keduanya merupakan korban serangan Israel yang terjadi pada Kamis lalu.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa dalam kurun waktu 48 jam terakhir, rumah sakit di Jalur Gaza menerima 16 jenazah, terdiri atas enam korban yang baru gugur, satu korban yang meninggal akibat luka-lukanya, serta sembilan jenazah yang berhasil dievakuasi dari lokasi terdampak serangan. Selain itu, tercatat 16 orang mengalami luka-luka.
Kementerian juga menyatakan bahwa masih terdapat sejumlah korban yang berada di bawah reruntuhan bangunan maupun di jalan-jalan, namun belum dapat dievakuasi karena tim ambulans dan pertahanan sipil kesulitan menjangkau lokasi tersebut.
Menurut data kementerian, sejak pemberlakuan gencatan senjata pada 11 Oktober 2025, jumlah korban meninggal telah mencapai 1.066 orang, sementara 3.445 orang lainnya mengalami luka-luka. Selama periode tersebut, sebanyak 797 jenazah juga berhasil dievakuasi dari berbagai lokasi.
Adapun secara keseluruhan, sejak dimulainya perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, jumlah korban meninggal telah mencapai 73.090 orang, sedangkan 173.553 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza.
Sumber; Quds News Network

